animasi

Selamat datang di situs http://hidupkebersamaan.blogspot.com. Selamat menikmati fitur -fitur yang tersedia. Kebahagiaan itu tercipta tidak hanya karna harta & takhta semata tetapi dari Kebersamaan juga bisa, asal satu sama lain saling berbagi.

Selasa, 28 Agustus 2012

Bupati Kepulauan Mentawai meresmikan 155 unit rumah huntap di Sikakap

Info Caritas Keuskupan Padang, 27/7/2012/ 

Pengalungan Bunga kepada Bupati, perwakilan dari DKK , Ketua Komisi PSE dan Direktur Caritas Keuskupan Padang oleh Puteri dari dusun Pinairuk.

( PSE-Caritas ). 155 unit rumah Hunian Menetap ( Huntap) Yang Dibangun Komisi PSE-Caritas Keuskupan Padang Bekerjasama Dengan Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas , pembangunannya telah diresmikan  oleh Bupati Kepulauan Mentawai.


AI LEU’SITA” , Itulah kata yang terpampang  dalam spanduk  warga yang dipasang di atas (Gapura) pintu masuk  dusun warga korban gempa & tsunami 2010  sebagai ungkapan “ Selamat datang  kepada Bupati Kepulauan Mentawai Bpk. Yudas Sabaggalet, SE. MM beserta rombongan , Manajeman Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas  beserta rombongan, Komisi PSE-Caritas Keuskupan Padang serta seluruh para undangan yang hadir  dalam penyambutan tamu pada  acara  peresmian pembangunan rumah hunian menetap ( huntap)  di Dusun Pinairuk, dusun Betumonga dan dusun Mabolak  Kecamatan Pagai Utara Kabupaten daerah kepulauan Mentawai - Provinsi Sumatera Barat.

Acara peresmian pembangunan huntap tersebut  berturut-turut di mulai pada hari senin ( 23/7) hingga Rabu ( 25/7) di 3 lokasi  yaitu didusun Pinairuk, Betumonga dan Mabolak.
Penyambutan Bupati beserta rombongan di dusun Pinairuk ,  di awali dengan  pengalulangan bunga yang telah dipersiapakan oleh warga dusun Pinairuk kepada Bpk Yudas Sabaggalet (Bupati kep. Mentawai) , kepada Bpk. St. Sularto ( Wakil Pimpinan Umum Harian Kompas ) , Bpk. H. Mohammad Nasir ( Ketua DKK) , Pastor  Alex Sudarmanto, Pr ( Ketua Komisi PSE-Caritas Keuskupan Padang) dan yang terakhir kepada Pastor Agustinus Mujihartono ( Direktur Caritas Keuskupan Padang  .

Sambil istirahat sejenak rombongan yang datang  disuguhi dengan sarapan pagi oleh  Panitia dari dusun Pinairuk ini. Beberapa menit kemudian  baru acara di lanjutkan kembali dan di awali dengan Ibadat Sabda yang dipimpin oleh Pastor Paroki Sikakap P. Fransiskus Xaverius Hurint, Pr .

Bupati Kepulaun Mentawai Bpk. Yudas Sabaggalet SE, MM  dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk  membangun rumah-rumah warga di Mentawai ini ,  kita akan menggunakan system   Kelompok Masyarakat . (POKMAS).    System yang dilakukan PSE-Caritas Keuskupan Padang  ini adalah Contoh dari System POKMAs. Artinya Warga tidak hanya sebagai penonton, warga tidak hanya terima kunci rumah tetapi warga di minta untuk ikut pro aktive, dan berkreative membangun rumahnya sendiri sehingga mampu mandiri, dan bekerja keras,  dalam membangun daerah Kep. Mentawai ini. Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kepulauan Mentawai mengucapkan terimakasih  banyak kepada Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas  yang bekerjasama dengan Komisi PSE-Caritas Keuskupan Padang atas bantuan yang diberikan kepada warga kami dalam bentuk pembangunan huntap sebanyak 155 Unit. Semoga Tuhan memberikan berkat yang melimpah bagi para donatur yang telah meringankan beban warga kami paska gempa dan tsunami 2010  di kepulauan Mentawai ini.
Sementara itu Bapk. St. Sularto  ( wakil Pimpinan Umum harian Kompas ) dalam sambutannya mengatakan bahwa  pembangunan rumah  bantuan pembaca harian Kompas itu bisa terwujud  berkat kebersamaan dari semua pihak.  Kebersamaan itulah yang bisa diterjemahkan dalam konteks berbangsa lewat keberadaan warga masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Lebih lanjut  Bpk St. Sularto mengatakan bahwa Dana Kemanusiaan Kompas ini selalu turut membantu warga  dalam setiap musibah.  

Acara demi acara mulai berlangsung , tibalah detik-detik yang ditunggu-tunggu oleh semua warga  yaitu penandanganan prasasti  peresmian pembangunan rumah hunian baru yang jarak lokasi penanda tangan itu sekitar 20 meter dari lokasi acara pesta.
Penandatangan prasasti  di dusun Pinairuk ini di awali  oleh Bpk. Yudas Sabaggalet, kemudian P. Agustinus Mujihartono, Pr   dan dilanjutkan  Bpk. St. Sularto.
Penyambutan Bupati  & rombongan di Dusun Pinairuk Kep. Mentawai









Direktur Caritas Keuskupan Padang Pastor Agustinus Mujihartono, Pr  dalam sambutannya mengatakan bahwa Komisi PSE-Caritas Keuskupan Padang     bekerjasama dengan Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas dalam pembangunan rumah bantuan kemanusiaan ini tidak memandang suku, agama dan ras.  Rumah yang dibangun ini tidak mudah roboh karena telah di lakukan pengujian /penelitian  dari Universitas Airlangga. Pastor Agustinus  lebih lanjut mengatakan bahwa kita sangat bersyukur atas kerja keras warga Pinairuk, kita boleh ada perbedaan pandangan,   pertentangan tetapi semua itu demi kamajuan kita bersama.  

Usai penanda tangan prasasti dilanjutkan dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis dari wakil pimpinan harian umum Kompas Bpk. St. Sularto  kepada kepala Dusun Pinairuk mewakili dari semua warga penerima bantuan rumah  hunian baru.

Acara demi acara berlanjut hingga waktu sudah menunjukan jam 13.00 wib atau jam satu siang. Tibalah waktunya untuk makan siang bersama yang di awali dengan doa makan dipimpin  Pastor Alex Sudarmanto, Pr. Usai makan siang akhirnya dilanjutkan dengan berbagai acara hiburan seperti solo song, koor ibu-ibu dari dusun Pinairuk, turuk langgai ,  dan terakhir nyanyi bersama rombongan  dengan seluruh staf Caritas Keuskupan Padang sebagai ungkapan kebersamaan selama ini .
Penandatanganan Prasasti oleh Bupati kepulauan Mentawai

Hari kedua- Selasa ( 24/7) 
Semua rombongan yang semalaman istirahat dan menginap di Pastoran Sikakap kembali lagi ke Dusun Betumonga untuk melaksanakan penandatanganan  Prasasti di dusun ini.  Dandim dan Danlanal ikut dalam rombongan Bpk Bupati menuju ke Betumonga dengan menaiki kapal pesiar Maha Bintang dan sebagian staf menaiki boat kepunyaan Pastoran Paroki Sikakap dengan jarak tempuh dari Sikakap-Betumonga lebih kurang 2.5 jam naik board.
Kata SAMBUTAN dari Direktur Caritas Keuskupan Padang Pastor Agus Mujihartono, Pr

Hari ke tiga – Rabu ( 28/7) 
Semua staf dan rombongan dari Dana Kemanusiaan Kompas kembali lagi ke Dusun Mabolak untuk menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada kepala dusun Mabolak yang diserahkan oleh Direktur Caritas keuskupan Padang P. Agustinus Mujihartono, Pr kepada Ketua Dana kemanusiaan Kompas H. Mohamad Nasir, dan selanjutnya dari Bpk.  H. Mohamad Nasir menyerahkan kepada Bpk St. Sularto dan baru dari Bpk St. Sularto menyerahkan lagi kepada Kepala Dusun Mabalok.

Setelah  menikmati air kelapa yang di hidangkan di dusun Mabolak ini  akhirnya kami kembali lagi ke Pastoran Sikakap, berkemas-kemas mempersiapkan diri untuk kembali  lagi ke Padang.

Sorenya cuaca  kurang bersahabat hingga kapal KMP AMBU-AMBU dari Padang tertunda keberangkatanya sampai pukul 20.00 Wib ( Pukul 8 malam). Sementara kapal yang dinaiki rombongan  DKK beserta rombongan dari Padang juga ikut tertunda keberangkatannya hingga pukul 21.00 Wib. Puji  Tuhan dalam pelayaran kami semua air laut dalam keadaan tenang hingga esoknya  kami masuk kantor kembali  dengan penuh kesan dan  ceria. .(MWS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar